Sebuah Pengantar Asuransi Satelit (Satellite Insurance)

Penulis : Ghailan, Irwan

Perakitan satelit baru bisa memerlukan waktu cukup lama lebih dari 1 tahun. Misal pada satelit sebut saja “MAWAR-SAT”, sebuah satelit High Throughput Satellite (HTS) (yang menggunakan platform Spacebus dari Thales Alenia Space) membutuhkan waktu pembangunan sekitar 2,5 hingga 3 tahun (30-36 bulan) dari tanggal kontrak hingga siap diluncurkan ke orbit (sampai ke Tempat Peluncuran).

Jenis-Jenis Asuransi Satelit

Secara umum, perlindungan asuransi untuk satelit dibagi berdasarkan tahapan risikonya. Berikut adalah rincian jenis dan nama polis yang umum digunakan:

1. Pre-Launch Insurance

Polis ini menjamin risiko selama satelit masih di bumi.

  • Cakupan: Kerusakan selama perakitan (assembly), pengujian, hingga pengangkutan satelit ke lokasi peluncuran (transpor).
  • Berakhir: Saat mesin roket dinyalakan untuk peluncuran (ignition).

2. Satellite Launch Insurance (Launch Risk)

Inilah polis utama yang menjamin kegagalan peluncuran.

  • Cakupan: Dimulai dari saat mesin menyala (ignition) hingga satelit berhasil mencapai orbitnya dan terpisah dari roket peluncur (separation).
  • Risiko: Ledakan roket, kegagalan pelepasan satelit, atau satelit masuk ke orbit yang salah.

3. In-Orbit Insurance (In-Orbit Life)

Setelah berhasil diluncurkan, asuransi ini menjaga operasional satelit.

  • Cakupan: Kerusakan fisik satelit selama berada di orbit (misalnya terkena puing luar angkasa) atau kegagalan fungsi teknis.
  • Durasi: Biasanya diperbarui setiap tahun atau mencakup seluruh masa hidup desain satelit.

4. Third-Party Liability Insurance

Asuransi Tanggung Gugat Pihak Ketiga.

  • Fungsi: Menjamin ganti rugi jika peluncuran satelit tersebut menyebabkan kerusakan pada properti pihak lain atau cedera pada orang lain di bumi atau di udara.

Pemilik satelit dapat memilih membeli asuransi sampai Tempat Peluncuran atau Pemilik mengambil sendiri dari Pabrikan. Tentunya harga satelit akan menjadi berbeda antara tanpa asuransi atau dengan asuransi.

Misalnya BUMN-ABC pemilik Satelit MAWAR-SAT memilih kontrak pembuatan satelit yang termasuk pengiriman ke Tempat Peluncuran (Launch Site). Jadi BUMN-ABC tidak membeli polis asuransi “Pre-Launch Insurance“.

Selanjutnya BUMN-ABC akan memilih apa akan mengasuransikan 2, 3 dan 4 di atas? Dalam kasus MAWAR-SAT hanya memilih mengasuransikan:

  • Satellite Launch Insurance (Launch Risk)
  • In-Orbit Insurance (In-Orbit Life)

kedua polis dapat menjamin risiko secara:

  • Total Loss Only (TLO) atau
  • All Risk (TLO + Partial Loss)

Polis Asuransi Peluncuran Satelit (Satellite Launch Insurance)

Misal BUMN-ABC meminta Underwriter menerbitkan Polis dengan tanggal peluncuran 2 Januari 2027. Dalam polis biasanya menyebutkan periode asuransi adalah 2 Januari 2027 sd 2 Januari 2030. Operative clause nya: Polis berakhir 12 bulan setelah peluncuran.

  • Jadi periode pada polis asuransi peluncuran satelit berbeda dengan polis asuransi kendaraan bermotor atau property all risks. Polis Ini membolehkan tanggal peluncuran jika dijadwalkan ulang atau mundur sampai 1-2 tahun.
  • Polis ini menjamin adanya kerusakan kehilangan satelit pada saat peluncuran hingga sampai titik orbit.
  • Misal : launch date 2 Jan 2027
  • Titik orbit : 5 Jan 2027

1. Mekanisme “Seamless” (Tanpa Jeda)

Jika peluncuran dilakukan pada 2 Januari 2027, jaminan tidak menunggu sampai tanggal 5 Januari. Jaminan tetap dihitung sejak detik mesin menyala (Intentional Ignition).

Strukturnya akan terlihat seperti ini dalam polis:

  • Launch Phase: Dimulai 2 Januari 2027 (saat ignition).
  • In-Orbit Phase (12 Bulan): Berlangsung otomatis setelah satelit terpisah dari roket (Separation).
  • Akhir Masa Pertanggungan: Akan jatuh pada 2 Januari 2028 (jam 23:59).

2. Mengapa tidak menunggu sampai titik orbit (5 Januari)?

Asuransi harus menjamin risiko selama perjalanan dari titik lepas roket menuju titik orbit akhir (Orbit Raising).

  • Jika asuransi baru berlaku tanggal 5 Januari, maka ada “celah risiko” (gap) selama 3 hari (3-5 Januari).
  • Jika terjadi kegagalan mesin pendorong satelit pada tanggal 4 Januari saat menuju titik orbit, dan polis baru berlaku tanggal 5, maka kerugian tersebut tidak akan terjamin.

3. Penentuan Tanggal Anniversary

Berdasarkan pengalaman Anda sebagai praktisi AAAIK/APAI, Anda akan melihat bahwa tanggal pembaruan (renewal) tahun kedua biasanya dipatok pada ulang tahun tanggal peluncuran, bukan tanggal satelit sampai di orbit.

Contoh Kasus:

  • Launch: 2 Jan 2027.
  • Satelit sampai orbit: 5 Jan 2027.
  • Polis Pertama (Launch + 12mo): 2 Jan 2027 – 2 Jan 2028.
  • Polis Renewal (In-Orbit Only): 2 Jan 2028 – 2 Jan 2029.

Perlu diperhatikan jika satelit menggunakan Electric Propulsion (seperti beberapa satelit HTS terbaru). Karena dorongan elektrik sangat lambat, perjalanan menuju titik orbit bisa memakan waktu 3 hingga 6 bulan. Dalam kasus ini, polis Launch + 1 Year tetap berlaku sejak hari peluncuran, namun periode “operasional murni” di titik orbit menjadi lebih pendek di tahun pertama tersebut.

Polis Asuransi Satellite in Orbit

Satelit yang sudah diluncurkan, misal pada 2 Januari 2027 akan terjamin juga dalam jaminan polis “Satellite in Orbit Insurance” sampai 2 Januari 2028.

Selanjutnya setiap tahun akan dilakukan perpanjangan “Satellite in Orbit Insurance”

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.